Silaturahmi dan Literasi Bisnis SKMN
DPD SKMN SE KABUPATEN MAJALENGKA
Dalam upaya memperkuat sinergi dan mendorong perkembangan ekonomi berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), SKMN (Satuan Kreatif Muda Nyata) kembali menggelar acara silaturahmi dan literasi bisnis yang sangat dinanti. Acara ini dihadiri oleh tokoh bisnis inspiratif, Bapak H Mohammad Yahya, ST, selaku Pembina SKMN sekaligus Master Cakra Trader, yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia pasar modal, serta jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SKMN. Tidak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh anggota SKMN dari seluruh Kabupaten Majalengka yang hadir dengan antusias untuk belajar dan berjejaring.
Tema:
Membangun Bisnis dengan Niat
Acara yang mengusung tema "Membangun Bisnis dengan Niat" bertujuan untuk menginspirasi para peserta agar tidak hanya berfokus pada keuntungan semata, namun juga pada niat baik dalam menjalankan usaha. Bpk H Mohammad Yahya, ST, dalam sambutannya menekankan pentingnya niat yang tulus dan bersih dalam setiap langkah bisnis. Menurutnya, keberhasilan dalam dunia usaha tidak hanya dinilai dari profit, namun juga dari kebermanfaatan yang dihasilkan untuk masyarakat.
Pesan dari Bapak H Mohammad Yahya, ST
Sebagai Pembina SKMN, Bpk H Mohammad Yahya, ST, membagikan wawasan mendalam tentang pentingnya strategi yang cepat, tepat, dan disiplin dalam menjalankan usaha, terutama di pasar modal. Dengan gaya yang hangat dan penuh motivasi, beliau memberikan banyak contoh dari pengalaman pribadi, termasuk bagaimana strategi yang baik dapat mengantarkan seseorang mencapai take profit dalam waktu singkat.
“Kunci utama dalam membangun bisnis bukan hanya pada modal uang, tetapi niat yang benar. Niat itulah yang akan membimbing setiap langkah dan keputusan yang diambil. Jika niatnya baik, jalan akan terbuka dan berkah akan datang,” ujarnya.
Kolaborasi SKMN dan Edukasi Literasi Bisnis
SKMN, yang juga dikenal sebagai organisasi masyarakat yang fokus pada pemberdayaan UMKM, terus berkomitmen untuk mengedukasi anggotanya melalui berbagai program literasi bisnis. Kolaborasi bersama tokoh-tokoh berpengalaman seperti Bpk H Mohammad Yahya, ST, menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pelaku bisnis di era digital ini.
Acara ini juga diisi dengan diskusi interaktif bersama jajaran DPP SKMN yang membahas strategi pengembangan bisnis di sektor riil, pasar online, hingga pasar modal. Literasi bisnis yang dibahas mencakup bagaimana menghadapi tantangan di era digital, strategi marketing yang efektif, serta penggunaan teknologi untuk memajukan UMKM. Kehadiran anggota SKMN dari seluruh Kabupaten Majalengka memberikan suasana yang dinamis, karena setiap peserta turut berkontribusi dalam diskusi dan berbagi pengalaman.
Membangun Bisnis dengan Landasan Gotong Royong
Tidak hanya fokus pada literasi bisnis, acara ini juga menekankan nilai gotong royong dalam membangun bisnis. SKMN, melalui berbagai program edukasinya, terus mengajak anggotanya untuk membangun visi dan misi bersama dengan semangat kebersamaan. Mereka percaya, bisnis yang dibangun bersama-sama dengan niat baik akan mampu bertahan dan tumbuh dalam jangka panjang.
Acara silaturahmi ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi para peserta, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara anggota SKMN dari berbagai daerah, khususnya dari seluruh Kabupaten Majalengka, dan tokoh-tokoh yang telah berhasil di bidangnya. Dengan menghadirkan tokoh seperti Bpk H Mohammad Yahya, ST, acara ini berhasil menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi para pelaku UMKM untuk terus mengembangkan bisnis mereka dengan niat yang baik.
Penutup
Silaturahmi dan literasi bisnis SKMN ini menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat pondasi UMKM di Indonesia. Dengan niat yang baik, strategi yang tepat, dan semangat gotong royong, diharapkan seluruh anggota SKMN mampu menghadapi tantangan dunia bisnis dengan lebih percaya diri. Semoga acara ini menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk membangun bisnis yang tidak hanya sukses, tetapi juga bermanfaat bagi banyak pihak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar